Kiev Major, ajang Major ke-4 yang telah Team OG menangkan setelah
mengalahkan Virtus.Pro di grand final. Dengan juaranya tim OG di Kiev Major
2017, karenanya, tim OG disandang sebagai Legenda Dota 2.
Tim OG sendiri sampai ke grand final turnamen internasional
Dota 2 Valve yang berlokasi di Kiev ini setelah sebelumnya mengalahkan Evil
Geniuses di semifinal dengan skor meyakinkan 2-0. Baik di semifinal dan grand
final, Tim OG memenangi pertandingannya dengan kepercayaan diri dan kesabaran
yang tinggi terutama di semifinal game kedua dan final game kelima ketika
mereka dapat memutarbalikkan keadaan. Ada pun ulasan pertandingan bagaimana tim
OG menjadi juara Kiev Major 2017 adalah sebagai berikut :
Semifinal Kiev Major
2017 OG vs EG (Evil Geniuses)
Pada semifinal OG vs EG, kemenangan tim OG diraih melalui 2
pertandingan. Game pertama OG vs EG, diawali dengan banned hero ilusi andalan
tim OG, yakni Siren. Namun, tim OG berhasil mengambil hero ilusi lainnya, yakni
Terrorblade. Ada pun Evil Geniuses mengandalkan hero Spectre, Magnus dan Queen
of Pain sebagai inti permainan mereka di game pertama.
Game pertama diawali dengan permainan yang membosankan
dikarenakan kedua tim berhati-hati dan lebih banyak menjaga lane dan farming.
OG lebih berhasil dalam menjaga lane dan farming. Terrorblade menjadi berkembang karenanya dan
sedikit demi sedikit menghancurkan tower satu per satu. OG terus mendorong lane
dan mendominasi permainan sejak menit 24. Namun EG tetap menunjukkan
perlawanan, terutama di menit 47 ketika Magnus-nya Universe berhasil
mendaratkan Reverse Polarity yang sempurna, sebelum akhirnya menyerah. OG
memimpin dengan skor 1-0.
Game kedua, OG ingin membuktikan bahwa tim ini tidak
bergantung dengan permainan hero ilusi. Oleh karenanya, mereka tak memakai
hero-hero tersebut. Namun, pembuktian hampir gagal karena EG malah mendominasi
permainan sedari awal. Pada menit 13, EG sudah memimpin skor kill hero sampai
11-0. OG pantang menyerah dan semangat mereka dibayar tuntas dengan
memutarbalikkan keadaan. Sampai dengan menit 24, OG lebih berhasil dalam
menghancurkan tower daripada EG. Anggota tim EG banyak melakukan kesalahan
setelah menit tersebut. Hingga pada akhirnya OG terus mendominasi permainan dan
memenangkan semifinal dengan skor 2-0.
Grand Final Kiev
Major 2017 OG vs VP (Virtus.Pro)
Grand final OG vs VP berlangsung dalam 5 pertandingan,
sebelum pada akhirnya tim OG merengkuh gelar juara Kiev Major 2017. Pada game pertama ini, kedua tim dapat
memilih hero andalan dengan mudah dikarenakan ban hero yang dilancarkan lebih
melihat dari skill hero daripada kebiasaan hero yang dipakai oleh masing-masing
tim. OG mendapatkan Terrorblade,
Batrider dan Phoenix. Sedangkan VP mendapatkan Ursa dan Slark yang selalu menjadi
inti dari permainan mereka.
Game kedua, VP
belajar dari kesalahan sebelumnya bahwa Terrorblade milik OG benar-benar
memporak-porandakan bangunan mereka. Tidak ingin kejadian serupa terulang, VP
memakai hero ini untuk mereka mainkan alih-alih di-ban. Mengatasi kejadian ini,
OG menerapkan strategi 3 hero dalam satu lane. Monkey King, Batrider dan
Phoenix dimainkan dalam satu lane. Taktik ini membuat OG berhasil mendapatkan
firstblood. Setelah first blood, ketiga hero tadi roaming map untuk mengganggu
Ursa yang berada di mid-lane.
VP menjalankan taktik Aegis, tetapi target OG adalah terus
mencari Ursa. Ketiga hero gank milik OG akhirnya mendapatkan Ursa yang sedang
Roshan pada menit 17. Aegis pertama pun tidak jadi jatuh ke tangan VP. Namun,
beberapa menit setelahnya VP mendapatkan Aegis pertama mereka setelah meratakan
4 hero anggota tim OG. Dengan mudah, tim VP meratakan barrack di lane bawah.
Lane OG terus terdorong, tetapi VP tidak segera mengakhiri permainan. Mereka
lebih memilih untuk menunggu mendapatkan Aegis kedua. Roshan spawn, dan Aegis didapatkan.
Beruntung, tim VP mendapatkan rune double damage ketika mereka sedang farming
Roshan. Berbekal rune dan Aegis, tim OG rata. Permainan pun berakhir, sehingga
skor menjadi 1-1.
Pada game ketiga,
OG memutuskan sudah saatnya mereka ban Ursa dan mengambil Magnus untuk
dimainkan. Di samping itu, OG juga memutuskan untuk memainkan strategi pick
hero dengan damage magic yang besar. VP sendiri memainkan 4 hero melee dengan
Night Stalker sebagai support-nya.
Baru empat menit berselang, VP memimpin perolehan gold
dengan 4k lebih banyak daripada tim OG. Malam pertama tiba, VP memanfaatkannya
dengan baik dan menghancurkan permainan tim OG. Permainan brilian Lil dengan
Night Stalkernya memporak-porandakan semua lane tim OG. Tim OG tidak dapat
bangkit lagi karenanya. Permainan pun berakhir dengan skor kill hero mencapai
32-12.
Game Keempat, VP
memulai game keempat dengan keunggulan 2-1 yang membuat OG terjepit. Keadaan
tersebut, mau tidak mau membuat tim OG harus memaksa agar Terrorblade dan Earth
Spirit dapat mereka pakai dalam rangka meningkatkan persentase kemenangan. OG
mendapatkan keduanya. VP tau itu berbahaya,sehingga mereka terpaksa memakai
silencer.
Pemilihan silencer memang baik, tetapi hanya mengandalkan
hero tersebut tidak dapat merubah keadaan permainan jika tim sedang dalam
posisi kalah. OG langsung membuktikannya. Laning mereka yang baik tidak membuat
mereka gentar akan silencer. Bahkan mereka berani untuk mendapatkan Aegis
mereka pada menit 17. Aegis mereka dapatkan untuk segera diberikan kepada
Terrorblade. Setelahnya, dengan mudah tim OG meratakan lane atas VP. OG terus
mendominasi permainan, dan mereka terus konsisten mendorong lane VP dengan
Aegis. Akibatnya, VP tidak dapat bangkit. Skor berubah menjadi 2-2 untuk memaksa
pertandingan kelima diadakan.
Game kelima, dimulai
dengan agresif oleh tim VP. Permainan Alchemist milik mereka tidak defensive
pada awal game. Tidak seperti pada umumnya, Alchemist dimainkan dengan agresif.
Dua puluh menit berselang, kill hero tim VP mencatatkan 10-2. Lane OG terus terdorong
dan hanya tower ketiga yang membuat OG dapat terus bertahan hingga menit 40.
Dengan kemenangan keempat mereka di Turnamen Mayor Dota 2,
menjadikan mereka diharapkan banyak orang dapat merengkuh gelar The
International 7. Dapatkah mereka melakukannya setelah mereka menjadi juara Kiev
Major 2017? Kita lihat saja ya performa mereka di turnamen internasional Dota 2
selanjutnya. Dari sana, kita dapat melihat apakah peluang mereka menang lebih
besar daripada kekalahan.



0 Response to " Dream Green Is Real, OG Kembali Menyuarai Major - Kiev major 2017 "
Post a Comment